Penjelasan listrik 1 phase dan 3 phase


Pengertian listrik 1 phase dan 3 phase fungsi dan contohnya





Pengertian listrik 1 phase dan 3 phase fungsi dan contohnya



Listrik adalah fungsi utama, 98% seluruh dunia dilengkapi dengan listrik, dan 2% nya ada beberapa daerah di suatu negara yang tanpa listrik bukan berarti tidak ada listrik tetapi mengikuti tradisi pada daerah tersebut.

Pada sistem kelistrikan umumnya terdapat 3 bagian yaitu 3 phase dan 1 phase, perlu diketahui jika kita sering menghidupkan suatu peralatan yang memiliki tegangan besar, tentu membutuhkan tegangan listrik yang sesuai agar stabil.


Alangkah pentingnya mengenal pengetahuan tentang kelistrikan, dan sangat amat penting mengetahui arti dan fungsi utama atau awal pada listrik 3 phase dan 1 phase, berikut penjelasan arti, fungsi dan contohnya. 

1. Arti dan fungsi listrik 3 phase

Listrik 3 phase ialah listrik yang utama atau pusat dari PLN, pada listrik 3 phase mempunyai 4 kabel, yang artinya 3 kabel listrik dan 1 kabel netral / Ground, yang biasa disimbolkan dengan "R S T N" yang bisa diartikan yaitu "RST" adalah listrik, dan "N" adalah Netral / Ground.

Contoh MCB / Panel kelistrikan 3 phase.

Arti dan fungsi listrik 3 phase

Sumber gambar Arba Cipta Gemilang.


Pada gambar panel diatas, terlihat ada kabel yang berwarna "Merah, Kuning, Hitam, dan Biru", nah arti dari kabel tersebut adalah sebagai berikut.

- Merah = Listrik, umumnya disimbolkan dengan "R".

- Kuning = Listrik, umumnya disimbolkan dengan "S".

- Hitam = Listrik, umumnya disimbolkan dengan "T".

- Biru = Netral / Ground, umumnya disimbolkan dengan "N".


Pada listrik 3 phase, umunya memiliki Voltage 380-415 Volt, dan bertegangan minimal 6600 Watt dan maksimalnya 630.000 Watt, hal umum pada listrik 3 phase contohnya banyak digunakan untuk pabrik, mall, hotel, industri, dll, yang memerlukan tegangan yang lebih besar.


2. Arti dan fungsi listrik 1 phase

Listrik 1 phase, ialah listrik yang memiliki 2 kabel, yaitu 1 kabel listrik dan 1 lagi kabel netral / ground.

Pada listrik 1 phase yaitu hasil dari listrik 3 phase yang dibagi - bagi menjadi 1 phase, baik "RN, SN, dan TN", yang artinya R S T listrik, dan N ground / 0.

Listrik 1 phase umunya memiliki voltage yaitu 220-240 volt, dan bertegangan maksimal 11000 watt, hal umum banyak digunakan untuk rumahan.





Kesimpulannya

Dari pusat PLN, kelistrikan yang menuju ke arah pabrik, hotel, mall, rumah dan lain sebagainya, berasal dari 3 phase.

Untuk seperti pabrik, hotel, gedung, mall, dan lain sebagainya, yang memerlukan tegangan listrik yang besar tentu memerlukan listrik 3 phase, yang dibuahi dengan alat seperti panel.

Begitupun untuk rumah, toko kecil, dan lain sebagainya, yang tidak memerlukan tegangan terlalu besar, ialah menggunakan listrik 1 phase, tetap berasal dari 3 phase yang dibagi - bagi kebagian rumah atau toko tersebut yang menjadi 1 phase.


Umunya jenis atau warna kabel listrik dari pusat PLN memiliki 4 warna kabel yaitu "RSTN" yang berarti berawal dari tegangan besar 3 phase, berikut warna kabel dari pusat kelistrikan.

- Jenis kabel "R" yaitu listrik yang memiliki warna "Merah".

- Jenis kabel "S" yaitu listrik yang memiliki warna "Kuning".

- Jenis kabel "T" yaitu listrik yang memiliki warna "Hitam".

- Jenis kabel "N" yaitu netral atau ground yang memiliki warna "Biru".


Untuk "RST" termasuk fasa atau bisa diartikan termasuk seragam, sedangkan "N" sendiri yaitu "0" atau "Netral".




Itulah diatas sedikit pengetahuan mengenai penjelasan dari listrik 1 phase dan 3 phase, semoga membantu dan bermanfaat untuk kita semua dalam tahap pembelajaran bidang kelistrikan.

Membagikan ilmu yang bermanfaat melalui tulisan

Hallo saya admin dari @taruh ilmu, dengan adanya @taruhilmu semoga membantu kita untuk mencari sebuah pengetahuan baik mata pelajaran ataupun hal lain lain yang bermanfaat, serta dengan info dan berita menarik lainnya.

Posting Komentar

Silahkan bertanya jika ada yg mau ditanyakan terkait artikel diatas.

Lebih baru Lebih lama